Sejarah dan Asal Usul Taekwondo
Taekwondo merupakan seni bela diri yang memiliki sejarah dan asal usul yang kaya. Sejarah Taekwondo dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno Korea, di mana seni bela diri ini berkembang pesat dan menjadi bagian penting dari budaya Korea.
Menurut sejarah dan asal usul Taekwondo, seni bela diri ini pertama kali dikenal sebagai “Subak” atau “Taekkyon” sekitar abad ke-6 hingga ke-9 Masehi. Pada abad ke-20, Subak dan Taekkyon kemudian berkembang menjadi apa yang kita kenal sekarang sebagai Taekwondo.
Salah satu tokoh penting dalam sejarah Taekwondo adalah Choi Hong Hi, yang dikenal sebagai “Bapak Taekwondo Moderen”. Choi Hong Hi adalah seorang jenderal dan ahli bela diri asal Korea Selatan yang berperan dalam pembentukan Taekwondo dan memperkenalkannya ke dunia internasional.
Dalam bukunya yang berjudul “Taekwon-Do: The Korean Art of Self-Defense”, Choi Hong Hi menjelaskan bahwa Taekwondo bukan hanya sekedar seni bela diri, tetapi juga sebuah filosofi hidup yang mengedepankan nilai-nilai seperti disiplin, pengendalian diri, dan keberanian.
Sejarah dan asal usul Taekwondo juga dipengaruhi oleh berbagai faktor budaya dan sejarah Korea. Menurut Ahn Sang-soo, seorang ahli sejarah dan budaya Korea, Taekwondo merupakan cermin dari karakter dan kekuatan bangsa Korea.
Dengan melihat sejarah dan asal usul Taekwondo yang kaya, kita dapat lebih memahami betapa pentingnya seni bela diri ini bagi masyarakat Korea dan dunia. Seiring dengan perkembangan zaman, Taekwondo terus berkembang dan menjadi semakin populer di seluruh dunia.